πΊπΊπΊπΊπΊ
Tanaman Bunga Saffron (Crocus sativus), tanaman ini berasal dari Asia Barat Daya. Tanaman ini termasuk salah satu rempah-rempah yang paling banyak dicari orang di dunia. Meski harganya lumayan mahal, tetapi dalam pengobatan tradisional, safron banyak digunakan sebagai obat untuk berbagai macam penyakit
Manfaat Saffron bagi Kesehatan, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa saffron memang memiliki manfaat bagi kesehatan, di antaranya adalah :
1. Menangkal radikal bebas
Saffron mengandung berbagai komponen antioksidan, sehingga dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Seperti telah kita ketahui, radikal bebas dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.
2. Menurunkan nafsu makan dan mengurangi berat badan
Sebuah penelitian terhadap sekelompok wanita menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi suplemen saffron selama 8 minggu mengalami penurunan nafsu makan dan berat badan yang lebih signifikan dibandingkan kelompok wanita yang tidak mengonsumsi suplemen saffron.
Selain dapat membantu penurunan berat badan, saffron juga diketahui dapat menurunkan lingkar perut dan massa lemak total pada pasien dengan penyakit jantung koroner.
3. Meningkatkan mood dan membantu pengobatan depresi
Menurut hasil beberapa penelitian yang dilakukan pada pasien depresi, suplemen saffron dapat menjadi tambahan dalam pengobatan depresi ringan hingga sedang, dengan efek samping yang cenderung minimal. Saffron juga memiliki efek antiradang, antioksidan, dan neuroproteksi (perlindungan pada saraf).
4. Membantu pengobatan kanker
Sebuah penelitian di laboratorium menyatakan bahwa saffron dapat menekan laju pertumbuhan sel kanker pada kanker usus. Selain itu, komponen antioksidan dalam saffron yang bernama crocin dapat membuat sel kanker lebih sensitif terhadap kemoterapi. Walaupun hasil penelitian ini menjanjikan, efek antikanker dari saffron masih perlu diteliti lebih lanjut dan dibuktikan secara klinis pada manusia.
5. Meringankan nyeri haid dan gejala PMS
Pada sebuah penelitian, kelompok wanita yang mengonsumsi kapsul berisi 15 mg saffron sebanyak 2 kali sehari mengalami gejala fisik dan emosional premenstrual syndrome (PMS) yang lebih ringan dibandingkan kelompok wanita yang tidak mengonsumsi kapsul berisi saffron tersebut.
6. Menurunkan kadar lemak darah
Walaupun masih dibutuhkan studi lebih lanjut dengan durasi lebih lama, konsumsi saffron terlihat dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida, serta meningkatkan konsentrasi kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL).
7. Membantu meringankan penyakit Alzheimer
Pada sebuah studi terhadap penderita penyakit Alzheimer, konsumsi saffron sebanyak 15 mg sebanyak dua kali sehari dapat meningkatkan fungsi kognitif yang cukup signifikan.
8. Membantu pengobatan penyakit diabetes
Pada penelitian awal yang melibatkan sampel tikus uji coba, saffron dapat meningkatkan sensitivitas hormon insulin. Namun, tentu saja hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut untuk membuktikan manfaat saffron dalam membantu pengobatan pasien diabetes.
Berdasarkan berbagai penelitian, konsumsi saffron sebanyak 30 mg per hari sudah cukup untuk memberikan manfaat bagi kesehatan. Selain dalam bentuk kapsul, saffron juga bisa dikonsumsi dengan cara diseduh.
✅ Secara umum, saffron aman dikonsumsi selama dosisnya tidak berlebihan. Beberapa efek samping yang dapat muncul jika rempah ini dikonsumsi secara berlebihan adalah sakit kepala, nyeri perut, mual, perubahan nafsu makan, mulut kering, dan rasa kantuk. Selain itu, konsumsi saffron lebih dari 5 gram per hari berisiko menyebabkan keguguran pada ibu hamil.
π΅π΅ CARA MENGKONSUMSI SAFFRON π΅π΅
Citra sara Putik Bunga Safron sedikit rasa manis dan pahit. Cara mengkonsumsi dengan cara di seduh, dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1. Air untuk menyeduh dengan menggunakan air suhu netral atau air hangat jangan menggunakan air panas karena air panas dapat merusak Nutrisi yang ada, sehingga manfaat dari Saffron tidak dapat maksimal.
2. Ambil 3 sampai 5 helai saffron masukkan ke dalam gelas dan dituang dengan 500 ml hingga 1-liter air.
3. Tunggu selama 15 atau 30 menit baru bisa diminum.
Demikian semoga bermanfaat menambah wawasan tentang herbal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar