Do'aku Padamu Ya Rabb :

"Bismillahirrahmaanirrahiim, Ya Allah wujudkanlah impian kami ! Penghasilan kami dari USAHA DI RUMAH, jauh lebih besar melebihi penghasilan kami dari BEKERJA di PT. Argo Sukses Abadi". Tenang dan tentram lebih focus dalam beribadah kepadamu .. Aamiin yaa Robbal 'Alamiin ..

Selasa, 01 Juni 2021

Mendidik Selftalk, Mengatasi Ragu

Bismillahirrahmanirrahim,

Pernahkah Anda merasa ragu untuk melakukan sesuatu?

Ragu artinya ada sebuah keputusan untuk melakukan sesuatu, tapi kemudian ada lintasan pikiran negatif.

Lintasan pikiran negatif itu bisa berupa pertanyaan negatif seperti "bagaimana kalau gagal?" Atau pernyataan negatif "Orang lain saja tidak ada yang melakukan ini!".

Keduanya disebut SELFTALK.

Selftalk bisa menjadi penghambat tak terlihat, seperti mengikat badan agar tak pergi jauh. Tapi tidak nampak.

Seperti, "masih dingin, ntar aja dulu!" Saat memutuskan untuk olah raga di pagi hari. Badan seolah terikat di atas kasur dibawah selimut hangat.

Tapi bisa juga jadi pendorong kuat bahkan saat badan hampir kelelahan saat lari mengitari lapangan, "sedikit lagi, sedikit lagi!". Demikian terus diulang hingga berlari lebih jauh dari niat awal untuk berhenti.

Kenyataannya selftalk bisa diarahkan, seperti mengarahkan anak kecil untuk mau makan sayur. Alias butuh edukasi dan konsistensi.

Caranya adalah setiap hari biasakan mendidik selftalk untuk bersyukur, mengucapkan rasa terima kasih atas kebaikan yang diterima.

"Alhamdulillah ya Allah atas nikmat nafas yang bisa terhirup dan terhembus dengan lapang, lega, leluasa, serta bahagia."

Lalu iringi dengan dzikir kepadaNya, memujiNya, mengagungkanNya.

Proses ini sekali lagi untuk mendidik selftalk agar kelak otomatis positif saat menghadapi apa pun.

Parameter selftalk sudah baik adalah manakala jari kaki tak sengaja menendang ujung bawah daun pintu atau mendapatkan musibah, otomatis berkata "innalillahi..." Atau semakna itu.

Bila untuk musibah saja sudah otomatis berkata baik, maka saat mendapatkan rezeki sudah pasti berkata baik.

Bandingkan dengan Selftalk negatif saat mendapatkan rezeki, "Yah, cuma dikit!" Atau "Cuma cukup bayar hutang, belum buat yang lain."

Bila Anda di posisi orang dermawan yang memberi uang ke dia, rasanya malas bukan untuk memberi lagi?

Jadi, selftalk negatif membuat rezeki tertutup, membuat seseorang mesti kerja keras untuk sekedar mendapatkan recehan.

Sekali lagi, mulailah mendidik selftalk.

"Alhamdulillah ya Allah, atas mata yang bisa membaca, atas pikiran yang bisa mencerna, atas handphone yang bisa berguna, atas ilmu yang bisa menjadi petunjuk."

Bersyukur adalah awal mendidik selftalk.

Wallahu'alam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Semangat Menuju Kemandirian !!

“Jangan menunggu orang lain menguatkanmu. Bangunlah kekuatan itu dari dalam dirimu sendiri.” ----- “Mandiri bukan berarti sendiri, tapi mampu berdiri tanpa bergantung.” ----- “Semakin kamu melatih dirimu menghadapi kesulitan, semakin kamu tak membutuhkan sandaran.” ----- “Kemandirian adalah hadiah bagi mereka yang berani bertanggung jawab atas hidupnya.” ----- “Hari ini mungkin berat, tapi setiap langkah kecil menuju mandiri adalah kemenangan besar.” ----- “Belajarlah cukup kuat untuk berdiri sendiri, cukup bijak untuk meminta bantuan saat perlu, dan cukup percaya diri untuk melangkah tanpa ragu.” ----- “Hidup yang kuat dimulai saat kamu berhenti menyalahkan keadaan dan mulai memperbaiki diri.” ----- “Berdirilah di atas kakimu sendiri, karena harga diri tumbuh dari keberanian untuk mandiri.” ----- “Ketika kamu tidak lagi bergantung, kamu mulai benar-benar bebas.” ----- “Percayalah, kemampuanmu lebih besar daripada ketakutanmu.”